Tumis Bunga Pepaya

Tumis bunga pepaya

tumis bunga pepaya

Sayuran yang satu ini benar-benar sangat istimewa. Suami saya sangat suka masakan ini. Suatu kali saya menyuguhkan pada teman-teman suami yang rapat di rumah. Ternyata mereka merasa surprise. Bunga pepaya yang dikenal pahit, ternyata tidak berasa pahit di lidah. Kata mereka, wajarlah kalau cuma pahit sedikit-sedikit. Tapi benar berasa sekali bumbunya. Sebenarnya di Jawa, saya mengenalnya dengan oseng-oseng bunga pepaya. Tapi ya dengan bumbu standar dan tanpa campuran sayuran lain. Tapi tumis bunga pepaya yang ini, memang khasnya Manado sih. Kita coba yuk….

Bahan:
Bunga pepaya, kangkung, daun melinjo, pindang tongkol (goreng dengan sedikit minyak, cukup setengah matang) atau bisa diganti dengan teri medan.

Bumbu:
Bawang merah, bawang putih, cabai rawit merah, salam, daun jeruk, sereh (yang diambil bonggolnya saja), kesemuanya tadi diiris tipis.
Saus tiram, garam, gula merah, secukupnya.

Cara membuatnya:
Agar bunga pepaya tidak pahit, setelah dipetik per kuntumnya, diremas-remas dengan garam, lalu dicuci. Didihkan air, beri garam, lalu rebus bunga pepaya, boleh ditambahkan daun salam ke dalam air rebusan.
Pindang tongkol setelah digoreng disuwir-suwir. Bila menggunakan teri medan, supaya tidak terlalu asin, rendam sebentar dengan air panas, dan beri garam sedikit.
Tumis bumbu dengan sedikit minyak, lalu masukkan ikan tongkol, bunga pepaya, daun melinjo, lalu kangkung. Koreksi rasanya.

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s